<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Polres Purbalingga &#8211; Fokus Kanal Banyumasan</title>
	<atom:link href="https://kanal.cilacap.info/tag/polres-purbalingga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kanal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 May 2021 12:49:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/kanal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Polres Purbalingga &#8211; Fokus Kanal Banyumasan</title>
<link>https://kanal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Fokus Berita Barlingmascakeb</description>
</image>
	<item>
		<title>Tukang becak di Kalimanah Purbalingga Tewas Mendadak</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-38529/tukang-becak-di-kalimanah-purbalingga-tewas-mendadak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 12:49:27 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kalimanah]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-38529/tukang-becak-di-kalimanah-purbalingga-tewas-mendadak</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Seorang tukang becak tiba-tiba terjatuh dan tergeletak di ruas jalan Desa Klapasawit, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten PurbaIingga, Kamis (6/5/2021) siang. Tukang becak tersebut sempat ditolong warga namun kemudian meninggal dunia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Seorang tukang becak tiba-tiba terjatuh dan tergeletak di ruas jalan Desa Klapasawit, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten PurbaIingga, Kamis (6/5/2021) siang. Tukang becak tersebut sempat ditolong warga namun kemudian meninggal dunia.</p>
<p>Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh warga ke Polsek Kalimanah. Polisi yang datang kemudian melakukan pemeriksaan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga melakukan pemeriksaan jenazah korban.</p>
<p>Kapolsek Kalimanah AKP Setiadi mengatakan tukang becak yang meninggal di jalan raya Desa Klapasawit diketahui bernama Sardiman (50). Korban merupakan warga Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah Kabupaten PurbaIingga.</p>
<p>&#8220;Hasil pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban sedang mengayuh becaknya tiba-tiba terjatuh di jalan raya. Warga yang melihat kejadian kemudian melakukan pertolongan dengan membawanya ke pinggir jalan.</p>
<p>&#8220;Saat ditolong warga korban sudah dalam keadaan tidak bergerak. Saat dilakukan pengecekan diketahui korban sudah meninggalkan dunia,&#8221; jelas kapolsek.</p>
<p>Sementara itu, orang tua korban yang bernama Madsarji (79) menerangkan bahwa anaknya sejak malam hingga pagi pergi memancing. Namun demikian, korban tetap beraktivitas seperti biasa menarik becak siang harinya. Hingga keluarga menerima kabar anaknya sudah meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak menghendaki untuk dilakukan outopsi,&#8221; pungkas kapolsek.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tukang-becak-tewas-mendadak-di-kalimanah-purbalingga.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tukang becak tewas mendadak di kalimanah purbalingga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tukang-becak-tewas-mendadak-di-kalimanah-purbalingga-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tukang becak tewas mendadak di kalimanah purbalingga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pelaku Perampasan Telepon Genggam, Ditangkap Polres Purbalingga</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-38471/pelaku-perampasan-telepon-genggam-ditangkap-polres-purbalingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 May 2021 18:23:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita Purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Perampasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-38471/pelaku-perampasan-telepon-genggam-ditangkap-polres-purbalingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Polisi dari Polsek Bukateja Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus perampasan telepon genggam. Pelaku berinisial AMA (25) warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara berhasil diamankan berikut barang buktinya sehari setelah beraksi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Polisi dari Polsek Bukateja Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus perampasan telepon genggam. Pelaku berinisial AMA (25) warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara berhasil diamankan berikut barang buktinya sehari setelah beraksi.</p>
<p>Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Pujiono saat memberikan keterangan, Selasa (4/5/2021) didampingi Kapolsek Bukateja Iptu Wartono dan Kasubbag Humas Iptu Widyastuti mengatakan bahwa Polres Purbalingga melalui Polsek Bukateja berhasil mengungkap kasus perampasan telepon genggam.</p>
<p>Peristiwa perampasan tersebut terjadi di wilayah Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Kamis (29/4/2021) malam. Korban yaitu seorang pelajar SMP bernama Rizki Ramadani (15) warga Desa Majasari, Kecamatan Bukateja, Purbalingga.</p>
<p>&#8220;Modus yang dilakukan pelaku berpura-pura jatuh dari sepeda motornya di daerah sepi pinggir sawah kemudian minta tolong. Saat ditolong, pelaku minta korban menunjukkan alamat dengan memboncengkan korban. Namun di tengah jalan pelaku merampas telepon genggam milik korban kemudian kabur,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut korban kemudian melaporkan peristiwa ke Polsek Bukateja. Berdasarkan keterangan korban dan sejumlah saksi, kemudian dilakukan penyelidikan dan upaya ungkap kasus oleh Unit Reskrim Polsek Bukateja.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan ciri-ciri pelaku yang memiliki tato di wajah dan jenis kendaraan yang dipakai saat beraksi, akhirnya polisi berhasil mengamankan tersangka berikut barang buktinya pada Jumat (30/4/2021),&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dari tangan tersangka diamankan satu unit sepeda motor Honda CBR warna merah-putih yang dipakai pelaku saat beraksi. Selain itu, diamankan satu telepon genggam merk Samsung tipe J2 Prime milik korban yang dirampas pelaku.</p>
<p>&#8220;Tersangka merupakan residivis kasus curanmor di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Tersangka baru lima bulan keluar dari Lapas Banjarnegara,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan tersangka ia nekat melakukan aksi perampasan telepon genggam karena membutuhkan uang. Sebab ia tidak memiliki pekerjaan setelah keluar dari Lapas sehingga nekat melakukan perampasan telepon genggam.</p>
<p>Kabag Ops menambahkan kepada tersangka dikenakan pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dan Pengancaman. Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara paling lama sembilan tahun.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/pelaku-perampasan-telepon-genggam-berhasil-di-tangkap-polres-purbalingga.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[pelaku perampasan telepon genggam berhasil di tangkap polres purbalingga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/pelaku-perampasan-telepon-genggam-berhasil-di-tangkap-polres-purbalingga-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[pelaku perampasan telepon genggam berhasil di tangkap polres purbalingga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ribuan Petasan Disita dan Musnahkan Polres Purbalingga</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-38425/ribuan-petasan-disita-dan-musnahkan-polres-purbalingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 May 2021 09:42:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[Petasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-38425/ribuan-petasan-disita-dan-musnahkan-polres-purbalingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Polres Purbalingga mengamankan ribuan petasan berbagai jenis saat melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Polres Purbalingga mengamankan ribuan petasan berbagai jenis saat melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H.</p>
<p>Barang bukti petasan hasil sitaan kemudian dimusnahkan dengan cara direndam dalam kolam di komplek Mapolres, Jumat (30/4/2021) sore.</p>
<p>Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto mengatakan hari ini kita melaksanakan kegiatan pemusnahan ribuan petasan.</p>
<p>Petasan dimusnahkan dengan cara direndam dalam kolam air untuk menghilangkan efek ledakan.</p>
<p>&#8220;Petasan tersebut merupakan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam rangka cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Candi tahun 2021,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Disampaikan bahwa petasan tersebut disita dari berbagai lokasi di wilayah Kabupaten Purbalingga beberapa hari terakhir.</p>
<p>Jumlah petasan yang diamankan ada kurang lebih empat karung berisi lebih dari 3000 butir petasan berbagai jenis berikut obat dan selongsongnya.</p>
<p>&#8220;Selain petasan yang sudah kita sita, razia terhadap petasan akan terus dilakukan, karena petasan bisa menimbulkan efek yang membahayakan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyalakan petasan dalam perayaan lebaran. Karena di daerah lain sudah ada kejadian petasan menimbulkan kerugian seperti membakar sepeda motor ataupun rumah bahkan menimbulkan korban jiwa.</p>
<p>&#8220;Kepada masyarakat, mari sama-sama menjaga agar tidak timbul akibat negatif dari petasan apalagi sampai menimbulkan korban,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ribuan-petasan-disita-polres-purbalingga.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ribuan petasan disita polres purbalingga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ribuan-petasan-disita-polres-purbalingga-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ribuan petasan disita polres purbalingga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kaligondang Purbalingga</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-37080/sesosok-mayat-pria-tanpa-identitas-ditemukan-di-kaligondang-purbalingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 19:44:43 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kaligondang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-37080/sesosok-mayat-pria-tanpa-identitas-ditemukan-di-kaligondang-purbalingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Sesosok mayat pria ditemukan tergeletak di sebuah kebun wilayah Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten PurbaIingga, Jumat (26/2/2021). Mayat pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang melintas di lokasi tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Sesosok mayat pria ditemukan tergeletak di sebuah kebun wilayah Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten PurbaIingga, Jumat (26/2/2021). Mayat pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang melintas di lokasi tersebut.</p>
<p>Kapolsek Kaligondang AKP Mahudi mengungkapkan bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Warsinah (60) warga desa setempat. Pada pukul 07.00 WIB saksi hendak ke warung melihat seorang pria tergeletak di kebun namun masih dalam keadaan bergerak.</p>
<p>Saat kembali melintas di lokasi sekira jam 09.30 WIB ia masih menjumpai pria tersebut namun dalam kondisi tidak bergerak. Karena curiga, saksi kemudian memberitahu warga lain dan mengecekan kondisi pria tersebut. Diketahui pria tersebut sudah meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintahan desa dan kepolisian,&#8221; kata kapolsek.</p>
<p>Polisi dari Polsek Kaligondang yang mendatangi lokasi kemudian mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian bersama dengan Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.</p>
<p>Selanjutnya bersama dokter Puskesmas Kaligondang melakukan pemeriksaan jenazah korban. Diduga pria tersebut merupakan orang dengan gangguan jiwa yang diketahui warga sering berkeliaran di sekitar desa.</p>
<p>&#8220;Hasil pemeriksaan luar jenazah korban bersama Inafis dan dokter puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia akibat kedinginan (hipotermia),&#8221; kata kapolsek.</p>
<p>Dijelaskan kapolsek bahwa ciri-ciri mayat yang ditemukan yaitu berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 60 tahun, rambut ikal, tinggi badan kurang lebih 165 cm dan berat badan 60 kilogram. Saat ditemukan korban tidak memakai baju dan memakai celana berwarna hitam.</p>
<p>&#8220;Jenazah saat ini dibawa ke kamar mayat RSUD Goeteng Taroenadibrata PurbaIingga. Sambil menunggu identitas maupun pihak keluarganya,&#8221; pungkas kapolsek.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/mayat-tanpa-identitas-ditemukan-di-kaligondang-purbalingga.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[mayat tanpa identitas ditemukan di kaligondang purbalingga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/mayat-tanpa-identitas-ditemukan-di-kaligondang-purbalingga-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[mayat tanpa identitas ditemukan di kaligondang purbalingga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Sungai Pekacangan PurbaIingga</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-36611/sesosok-mayat-pria-ditemukan-di-sungai-pekacangan-purbaiingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 16:53:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-36611/sesosok-mayat-pria-ditemukan-di-sungai-pekacangan-purbaiingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Sesosok mayat pria ditemukan di Sungai Pekacangan wilayah Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong, Kabupaten PurbaIingga, Selasa (9/2/2021) pagi. Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang yang akan menjaring ikan di sungai tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Sesosok mayat pria ditemukan di Sungai Pekacangan wilayah Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong, Kabupaten PurbaIingga, Selasa (9/2/2021) pagi. Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang yang akan menjaring ikan di sungai tersebut.</p>
<p>Kapolsek Kejobong AKP Suswanto mengatakan bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh seorang pencari ikan pada pukul 05.00 WIB. Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintah desa dan pihak kepolisian.</p>
<p>Polisi dari Polsek Kejobong bersama tim Inafis Polres Purbalingga yang datang kemudian mengamankan dan melakukan pemeriksaan TKP. Kemudian bersama warga mengevakuasi mayat. Selanjutnya bersama tim medis Puskesmas Kejobong melakukan pemeriksaan jenazah korban.</p>
<p>&#8220;Mayat tersebut belum diketahui identitasnya. Saat ditemukan mayat tanpa menggunakan pakaian serta tidak ada identitas apapun di tubuh korban,&#8221; kata kapolsek.</p>
<p>Ciri-ciri mayat yang ditemukan yaitu berjenis kelamin laki-laki, umur sekitar 25 tahun, tinggi badan 165 cm, rambut pendek, kulit sawo matang. Menurut tim medis Puskesmas Kejobong diperkirakan korban meninggal sudah 6 – 12 jam sebelum ditemukan karena sudah terdapat lebam mayat.</p>
<p>&#8220;Pada tubuh korban secara umum ditemukan sejumlah luka pada bagian kepala, punggung dan kaki. Namun masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab luka tersebut apakah akibat penganiayaan atau benturan saat korban terbawa arus sungai,&#8221; kata Kapolsek.</p>
<p>Kapolsek menambahkan karena belum diketahui identitasnya mayat korban kita titipkan di kamar jenazah RSUD Goetheng Taroenadibrata PurbaIingga. Sambil menunggu keluarga korban apabila identitasnya diketahui.</p>
<p>&#8220;Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya atau mengenali ciri-ciri mayat tersebut bisa berkomunikasi dengan Polsek Kejobong untuk dilakukan pengecekan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Polres-Purbalingga-Evakuasi-Mayat-Pria-di-Sungai-Pekacangan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Polres Purbalingga Evakuasi Mayat Pria di Sungai Pekacangan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Polres-Purbalingga-Evakuasi-Mayat-Pria-di-Sungai-Pekacangan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Polres Purbalingga Evakuasi Mayat Pria di Sungai Pekacangan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Masih Bocil Tapi Sok-Sokan, Polisi Mau Dihajar, Untung Ngga Ngandang di Polres Purbalingga</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-36608/masih-bocil-tapi-sok-sokan-polisi-mau-dihajar-untung-ngga-ngandang-polres-purbalingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 16:48:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Padamara]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-36608/masih-bocil-tapi-sok-sokan-polisi-mau-dihajar-untung-ngga-ngandang-polres-purbalingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Seorang remaja berinisial MNZ (13) warga Kecamatan Padamara Kabupaten PurbaIingga harus berurusan dengan pihak kepolisian.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Seorang remaja berinisial MNZ (13) warga Kecamatan Padamara Kabupaten PurbaIingga harus berurusan dengan pihak kepolisian.</p>
<p>Pasalnya ia diketahui menulis komentar di salah satu postingan grup Facebook lokal PurbaIingga yang berisi ajakan untuk memukuli polisi.</p>
<p>Remaja yang ternyata masih berstatus pelajar tersebut menulis komentar menanggapi postingan berisi gambar tentang polisi dan dinas terkait melakukan penutupan jalan dalam rangka gerakan Jateng di Rumah Saja.</p>
<p>Postingan tersebut banyak direspon netizen dengan berbagai komentar termasuk komentar darinya.</p>
<p>Dalam komentarnya remaja tersebut menuliskan dalam bahasa Jawa kalimat &#8220;tempilingi bae yuh polisine&#8221;. Komentar tersebut dalam bahasa Indonesia dapat diartikan pukuli saja ayo polisinya.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Purbalingga Iptu Gurbacov, SIK, MH saat dikonfirmasi, Selasa (9/2/2021) mengatakan bahwa beberapa waktu yang lalu didapati informasi sebuah akun media sosial berkomentar di salah satu grup Facebook yang isinya ajakan untuk menempelengi polisi. Adanya hal tersebut kemudian kita lakukan upaya penyelidikan hingga diperoleh data pemilik akun tersebut.</p>
<p>&#8220;Ternyata pemilik akun tersebut adalah seorang anak yang statusnya masih pelajar sekolah menengah pertama di Purbalingga,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dijelaskan bahwa setelah diketahui identitasnya kemudian kita panggil yang bersangkutan dengan didampingi orang tuanya untuk dimintai keterangan. Setelah kita mintai keterangan, kita lakukan upaya pembinaan terhadap anak tersebut.</p>
<p>&#8220;Karena masih di bawah umur maka kita lakukan upaya pembinaan agar perbuatan tersebut tidak diulangi lagi. Kemudian kita serahkan kembali kepada orang tuanya untuk pengawasan lebih lanjut,&#8221; kata Kasat Reskrim.</p>
<p>Lebih lanjut disampaikan bahwa atas perbuatan yang telah dilakukan, yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. yang bersangkutan juga membuat surat pernyataan termasuk orang tuanya.</p>
<p>Saat dimintai keterangan MNZ mengaku iseng menuliskan komentar ajakan untuk memukuli polisi. Tujuannya agar komentarnya tersebut bisa dibalas atau direspon oleh banyak orang lain di grup media sosial Facebook.</p>
<p>MNZ mengaku mengakses media sosial Facebook menggunakan telepon genggam milik ibunya. Karena belum memiliki telepon genggam sendiri, Ia meminjam kemudian membuka akun Facebook miliknya yang digunakan untuk berkomentar di berbagai grup media sosial.</p>
<p>Kasat Reskrim berpesan kepada masyarakat agar cerdas dan tertib dalam bermedia sosial. Berapapun usianya sebelum menulis dan mengetik di media sosial agar dipikirkan terlebih dahulu dampak yang mungkin timbul.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai tulisan di media sosial tersebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat, membuat sakit hati masyarakat atau kelompok masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kasat-Reskrim-Polres-Purbalingga.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kasat Reskrim Polres Purbalingga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kasat-Reskrim-Polres-Purbalingga-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kasat Reskrim Polres Purbalingga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Penemuan Mayat Nenek di Saluran Irigasi di Bojongsari Purbalingga</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-36326/penemuan-mayat-nenek-di-saluran-irigasi-di-bojongsari-purbalingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 05:55:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bojongsari]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-36326/penemuan-mayat-nenek-di-saluran-irigasi-di-bojongsari-purbalingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Saat hendak mancing, seorang pemancing melihat ada tubuh manusia di saluran irigasi yang berada di wilayah Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (30/1/2021) sudah dalam keadaan meninggal dunia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Saat hendak mancing, seorang pemancing melihat ada tubuh manusia di saluran irigasi yang berada di wilayah Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (30/1/2021) sudah dalam keadaan meninggal dunia.</p>
<p>Sontak pemancing berteriak meminta tolong sehingga warga berdatangan ke lokasi. Penemuan mayat seorang nenek itu lantas dilanjutkan dengan melapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Bojongsari.</p>
<p>Tak berselang lama. Polisi dari Polsek Bojongsari Polres Purbalingga kemudian mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>Kapolsek Bojongsari AKP Imam Hidayat mengatakan bahwa mayat perempuan yang ditemukan diketahui bernama Marsiah (75) warga Desa Bojongsari RT 3 RW 2. Korban pertama kali ditemukan oleh warga dan sejumlah pemancing yang melintas di lokasi sekira jam 12.30 WIB.</p>
<p>&#8220;Saat ditemukan mayat dalam kondisi tertelungkup di saluran irigasi yang lokasinya dari SMK Negeri 1 Bojongsari ke arah barat,&#8221; kata kapolsek.</p>
<p>Polisi yang datang kemudian memasang garis polisi, melakukan pemeriksaan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Selanjutnya bersama Inafis Polres Purbalingga serta dr Siti Farhatun dari Puskesmas Bojongsari memeriksa jenazah korban.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau dugaan tindak pidana. Setelah dilakukan identifikasi diketahui korban mengalami luka di bagian pelipis, mulut dan telinga mengeluarkan darah. Penyebab luka tersebut diduga akibat benturan saat korban terjatuh.</p>
<p>&#8220;Dimungkinkan korban terpeleset dan terjatuh saat berada di saluran irigasi tersebut. Akibatnya kepala korban terbentur bongkahan cor. Karena kondisi di lokasi licin dan arusnya deras,&#8221; kata kapolsek.</p>
<p>Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan dan dipastikan tidak ada unsur tindak pidana kemudian jenazah korban kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai suatu musibah.</p>
<p>Dari keterangan pihak keluarga sebelum ditemukan meninggal korban berpamitan akan pergi mencari bengkuang pada pagi hari. di dekat lokasi penemuan mayat ditemukan juga keranjang berisi bengkuang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/lokasi-penemuan-mayat-seorang-nenek-di-bojongsari-purbalingga.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[lokasi penemuan mayat seorang nenek di bojongsari purbalingga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/lokasi-penemuan-mayat-seorang-nenek-di-bojongsari-purbalingga-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[lokasi penemuan mayat seorang nenek di bojongsari purbalingga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>3.629 Miras Dimusnahkan Polres Purbalingga</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-34944/3-629-miras-dimusnahkan-polres-purbalingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2021 00:54:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Pemusnahan Miras]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-34944/3-629-miras-dimusnahkan-polres-purbalingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Polres Purbalingga melaksanakan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil cipta kondisi menjelang natal dan tahun baru. Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres PurbaIingga, Kamis (31/12/2020).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Polres Purbalingga melaksanakan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil cipta kondisi menjelang natal dan tahun baru. Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres PurbaIingga, Kamis (31/12/2020).</p>
<p>Total ada 3.629 botol miras berbagai jenis dan merk yang dimusnahkan. Selain miras botolan dimusnahkan juga 209 liter tuak dan puluhan liter miras lain jenis Ciu. Pemusnahan dilakukan dengan menggilas miras dalam botol menggunakan kendaraan berat.</p>
<p>Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maulla mengatakan hari ini Polres Purbalingga telah melakukan pemusnahan barang bukti miras hasil kegiatan cipta kondisi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Candi 2020 yang saat ini sedang berlangsung.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya miras kita juga lakukan razia petasan dan narkoba dengan maksud menciptakan situasi kamtibmas yang aman saat natal dan tahun baru yang hasilnya sudah kita publikasi kemarin,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Disampaikan Kapolres bahwa kegiatan pemusnahan miras ini merupakan implementasi dari program Kapolri dalam hal pemeliharaan kamtibmas. Salah satunya dengan pemberantasan segala bentuk penyakit masyarakat termasuk salah satunya tentang peredaran miras.</p>
<p>&#8220;Minuman keras juga bisa memicu terjadinya tindak pidana oleh sebab itu perlu kita lakukan penindakan. Seperti beberapa kasus kejahatan yang terjadi ternyata berawal dari mengonsumsi minuman keras,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kapolres PurbaIingga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan instansi atas dukungan sehingga secara umum kegiatan Natal dan tahun baru bisa berjalan aman dan lancar. Termasuk kegiatan tahun baru yang akan berlangsung dipastikan tidak boleh ada perayaan.</p>
<p>&#8220;Kita harapkan masyarakat bisa mematuhi Maklumat Kapolri maupun edaran Bupati Purbalingga untuk tidak mengadakan perayaan malam tahun baru karena kita masih dalam pandemi Covid-19,&#8221; pungkas.</p>
<p>Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang hadir dalam kegiatan menyampaikan apresiasi terhadap upaya cipta kondisi yang sudah dilakukan jajaran Polres Purbalingga. Menurutnya pemusnahan miras merupakan langkah konkret dalam menjamin kamtibmas di wilayah Kabupaten Purbalingga.</p>
<p>&#8220;Sehingga masyarakat dalam penyelenggaraan natal dan tahun baru bisa terlepas dari miras karena sudah ditangani Polres Purbalingga,&#8221; ucapnya. (Humas Polres Purbalingga)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/pemusnahan-ribuan-botol-miras-oleh-polres-purbalingga.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[pemusnahan ribuan botol miras oleh polres purbalingga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/pemusnahan-ribuan-botol-miras-oleh-polres-purbalingga-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[pemusnahan ribuan botol miras oleh polres purbalingga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sterilisasi Gereja, Tim Penjinak Bom Dikerahkan Polres Purbalingga</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-34134/sterilisasi-gereja-tim-penjinak-bom-dikerahkan-polres-purbalingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2020 08:54:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-34134/sterilisasi-gereja-tim-penjinak-bom-dikerahkan-polres-purbalingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Polres Purbalingga mendatangkan tim dari Unit Penjinak Bom (Jibom) Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jateng untuk melaksanakan sterilisasi gereja, Senin (21/12/2020). Sterilisasi dilakukan di gereja wilayah Kabupaten Purbalingga dalam rangka Ops Lilin Candi 2020.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Polres Purbalingga mendatangkan tim dari Unit Penjinak Bom (Jibom) Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jateng untuk melaksanakan sterilisasi gereja, Senin (21/12/2020). Sterilisasi dilakukan di gereja wilayah Kabupaten Purbalingga dalam rangka Ops Lilin Candi 2020.</p>
<p>Kabag Ops Polres PurbaIingga AKP Pujiono mengatakan untuk memastikan rangkaian kegiatan ibadah natal berjalan dengan aman dan lancar dilakukan sterilisasi terhadap gereja. Sterilisasi dilakukan di seluruh gereja yang ada di wilayah Kabupaten Purbalingga.</p>
<p>&#8220;Sterilisasi dilakukan di tiga gereja besar yaitu Gereja Kristen Indonesia, Gereja Kristen Jawa dan Gereja Santo Agustinus. Tiga gereja ini merupakan sasaran prioritas dengan jumlah jamaat yang banyak,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Disampaikan Pujiono, selain sterilisasi yang dilakukan oleh tim dari Brimob di tiga gereja besar, untuk gereja lainnya dilakukan sterilisasi oleh tim dari Unit Satwa Polres Purbalingga. Sterilisasi dilakukan menggunakan anjing pelacak di 24 gereja yang tersebar di seluruh kecamatan.</p>
<p>&#8220;Dengan sterilisasi ini dipastikan bahwa tempat ibadah aman tidak ada gangguan apapun. Sehingga masyarakat yang melaksanakan kegiatan di gereja bisa merasa tenang dan nyaman dalam beribadah,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kabag Ops menambahkan kegiatan sterilisasi dilakukan di seluruh ruangan dan lingkungan gereja. Hasilnya tidak ditemukan benda atau barang berbahaya di lingkungan gereja. Setelah dilakukan sterilisasi dilaksanakan serah terima situasi dan kondisi gereja yang sudah dinyatakan aman kepada petugas pengamanan Operasi Lilin Candi 2020 di masing-masing gereja.</p>
<p>(Humas Polres Purbalingga)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tim-penjinak-bom-polres-purbalingga-sterilisasi-gereja.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tim penjinak bom polres purbalingga sterilisasi gereja]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tim-penjinak-bom-polres-purbalingga-sterilisasi-gereja-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tim penjinak bom polres purbalingga sterilisasi gereja]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral, Polres Purbalingga Bubarkan Pentas Jaranan</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-32488/viral-polres-purbalingga-bubarkan-pentas-jaranan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2020 13:07:42 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Pengadegan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-32488/viral-polres-purbalingga-bubarkan-pentas-jaranan</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Polisi dari Polsek Pengadegan membubarkan pentas kuda lumping di salah satu rumah warga Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten PurbaIingga, Senin (28/9/2020). Pembubaran dilakukan bersama dengan Satpol PP Kecamatan Pengadegan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Polisi dari Polsek Pengadegan membubarkan pentas kuda lumping di salah satu rumah warga Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten PurbaIingga, Senin (28/9/2020). Pembubaran dilakukan bersama dengan Satpol PP Kecamatan Pengadegan.</p>
<p>Kapolsek Pengadegan AKP Susilo mengatakan bahwa adanya informasi bahwa terdapat kegiatan pentas kuda lumping di Desa Bedagas kita datangi lokasi tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencegah aktivitas berkerumun masyarakat dalam jumlah banyak.</p>
<p>&#8220;Pentas kuda lumping yang menghadirkan banyak orang berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19. Apalagi di lokasi kita lihat minim penerpan protokol kesehatan. Oleh sebab itu kita hentikan kegiatan tersebut,&#8221; kata kapolsek.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19, warga tidak diperbolehkan untuk mengadakan kegiatan yang mengundang banyak masyarakat. Saat kita jumpai ada warga yang tidak mengindahkan aturan, maka kita datangi dan kita lakukan pembubaran.</p>
<p>&#8220;Pembubaran pentas kuda lumping kita lakukan secara persuasif kepada penyelenggara kegiatan. Setelah mendapat penjelasan, penyelenggara bersedia menghentikan pentas kuda lumping,&#8221; jelas kapolsek.</p>
<p>Kapolsek menambahkan, penyelenggara kegiatan diketahui berinisial NS yang beralamat di Desa Bedagas RT 21 RW 9. Sebelum dihentikan, pentas kuda lumping tersebut diselenggarakan dalam rangka hajatan pernikahan anaknya. Bahkan rencananya pentas kuda lumping akan diselenggarakan siang dan malam.</p>
<p>&#8220;Kami berharap masyarakat bisa tertib dan taat aturan di tengah pandemi Covid-19. Sehingga bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/pentas-kuda-lumping-di-pengadegan-purbalingga-dibubarkan-polisi.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1040"
				height="780">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[pentas kuda lumping di pengadegan purbalingga dibubarkan polisi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/pentas-kuda-lumping-di-pengadegan-purbalingga-dibubarkan-polisi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[pentas kuda lumping di pengadegan purbalingga dibubarkan polisi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
