<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Viral &#8211; Fokus Kanal Banyumasan</title>
	<atom:link href="https://kanal.cilacap.info/tag/viral/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kanal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Jan 2021 03:54:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/kanal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Viral &#8211; Fokus Kanal Banyumasan</title>
<link>https://kanal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Fokus Berita Barlingmascakeb</description>
</image>
	<item>
		<title>Kisah Warga yang Rumahnya Dekat Kompleks Tersangka dan Korban Perundungan di Cilacap, Awalnya Ngerokok dan Ditegur</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-35641/kisah-warga-yang-rumahnya-dekat-kompleks-tersangka-dan-korban-perundungan-di-cilacap-awalnya-ngerokok-dan-ditegur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 17:19:30 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-35641/kisah-warga-yang-rumahnya-dekat-kompleks-tersangka-dan-korban-perundungan-di-cilacap-awalnya-ngerokok-dan-ditegur</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Masalah perundungan yang melibatkan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Cilacap menjadi trending topik sepekan terakhir ini. Pasalnya video tindakan tersebut viral di dunia maya, padahal mereka masih satu kompleks dan satu sekolah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a> &#8211; Masalah perundungan yang melibatkan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Cilacap menjadi trending topik sepekan terakhir ini. Pasalnya video tindakan tersebut viral di dunia maya, padahal mereka masih satu kompleks dan satu sekolah.</p>
<p>Mengulik kisah dari warga yang tinggal di kompleks atau lokasi dekat dengan korban dan tersangka perundungan, sebut saja A.</p>
<p>Masalah tersebut didasari karena saat itu yang diberitakan menjadi korban sedang merokok. Namun saat ditegur oleh kakak kelasnya dan akan di video, korban menegur balik dengan nada yang membuat pelaku kesal.</p>
<p>&#8220;Jadi yang katanya korban itu lagi rokok&#8217;an, akan tetapi di tegur malah balik menegur yang membuat kesal kakak kelasnya.&#8221; Kata A yang tidak ingin disebutkan namanya.</p>
<p>A juga mengatakan jika mereka itu tempat tinggalnya masih berdekatan dan bahkan masih satu sekolahan. &#8220;Pelakunya dan korbannya kan rumahnya deket, masih satu kompleks, kebetulan aku kan juga deket jadi kabar sebenarnya tahu lah.&#8221; Paparnya.</p>
<p>Kejadian itu lantas mengundang reaksi banyak orang dan tak sedikit pula yang ikut geram lantaran tindakan tersebut. Bagaimana tidak, sebab dalam tayangan video ada aksi pendorongan, hingga salah satu pelajar wanita itu jatuh ke tanah.</p>
<p>Tak hanya itu saja, bahkan ada tindakan penjambakan (Penarikan Rambut) yang dilakukan oleh remaja putri lainnya.</p>
<p>Sedangkan dari keterangan Polisi, tersangka yang berjumlah 5 orang lantaran masih di bawah umur, maka mereka tidak ditahan melainkan dibimbing dan dalam pengawasan ketat.</p>
<p>Kasus tersebut juga melibatkan unsur dari mulai RT/RW, Desa setempat di daerah Pemintalan, Cilacap Selatan, Cilacap Jawa Tengah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tangkapan-Layar-Remaja-Putri-asal-Cilacap-Lakukan-Bullying.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="775"
				height="428">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tangkapan Layar Remaja Putri asal Cilacap Lakukan Bullying]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tangkapan-Layar-Remaja-Putri-asal-Cilacap-Lakukan-Bullying-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tangkapan Layar Remaja Putri asal Cilacap Lakukan Bullying]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Usai Viral Pemuda Mandi, Begini Tanggapan Kapolres Kebumen</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-20856/usai-viral-pemuda-mandi-begini-tanggapan-kapolres-kebumen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2019 18:32:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-20856/usai-viral-pemuda-mandi-begini-tanggapan-kapolres-kebumen</guid>

					<description><![CDATA[KEBUMEN,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">CILACAP.INFO &#8211; Usai dua wanita di mojokerto viral karena mandi di atas motor, kini perilaku serupa juga terjadi di Kabupaten Kebumen.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KEBUMEN, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">CILACAP.INFO</a> &#8211; Usai dua wanita di mojokerto viral karena mandi di atas motor, kini perilaku serupa juga terjadi di Kabupaten Kebumen.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya melalui Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Rikha Zulkarnain meminta kepada seluruh pengguna jalan. Yakni untuk mengendarai kendaraan bermotor dengan aman tanpa membahayakan diri sendiri dan orang lain.</p>
<p>AKP Rikha Zulkarnain juga menyatakan bahwa. Menurutnya aksi pemuda mandi di atas motor yang tengah viral itu sangat berbahaya. Selain itu perilaku tersebut tidak patut untuk dicontoh meski tujuannya hanya untuk lucu-lucuan.</p>
<p>&#8220;Dari video yang kita lihat, perilaku yang dilakukan pengendara tersebut tidak terpuji dan meresahkan masyarakat. Dalam video itu terlihat jelas bahwa pengendara itu melakukan beberapa pelanggaran.&#8221; Jelas AKP Rikha Zulkarnain, Rabu (18) seperti yang tertulis di Tribratanews Jateng.</p>
<p>Pelanggaran pertama, dijelaskannya, pemuda itu tidak pakai helm. Selanjutnya pelanggaran kedua, ia melakukan tindakan yang tidak semestinya di atas motor. Perbuatan itu tidak sesuai etika berkendara dan dapat merugikan diri nya sendiri Bahkan orang lain di jalan.</p>
<p>&#8220;Kepada masyarakat, kami menekankan agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan. Yakni dengan tujuan yang untuk kepentingannya sendiri ketika di jalan, tanpa memperhatikan peraturan dan kepentingan orang lain yang ada di jalan juga.&#8221; Imbau Kasat Lantas menanggapi video yang sempat viral beberapa waktu itu.</p>
<p>Dikhawatirkan video itu akan diikuti oleh banyak pemuda lainnya, Kasat Lantas kemudian meminta. Pengunggah video pemuda mengendarai sepeda motor bebek sambil mandi di jalan untuk segera menghapusnya.</p>
<p>Video berdurasi 26 detik ini diunggah oleh akun Wahyudi Boement pada 9 Desember 2019 pukul 18.46 WIB.</p>
<p>Dalam video terlihat seorang remaja laki-laki hanya mengenakan celana merah selutut mengendarai motor bebek Suzuki Shogun. Aksi dilakukan pada malam hari, saat jalanan sepi diduga melintas Jembatan Pelangi Pejagoan.</p>
<p>Dia mandi di atas motor, berbekal satu ember hitam berisi air yang diletakkan dijepit dengan kedua pahanya. Sebuah gayung pun menjadi alat untuk mengguyur tubuhnya sembari keramas. Tugas salah satu temannya merekam aksi yang tergolong konyol itu, karena tidak memegang setang.</p>
<p>&#8220;Perbuatan tersebut melanggar dua pasal dalam Undang-undang RI Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal yang dimaksud, yakni Pasal 288 ayat (2) serta pasal 291 ayat (1) undang-undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.&#8221; tandas AKP Rikha Zulkarnain. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Lagi Viral Crosshijaber Berkelamin Pria di Kebumen</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-18496/lagi-viral-crosshijaber-bekelamin-pria-di-kebumen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2019 23:07:10 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-18496/lagi-viral-crosshijaber-bekelamin-pria-di-kebumen</guid>

					<description><![CDATA[KEBUMEN,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">CILACAP.INFO &#8211; Beberapa hari terakhir ini dunia maya tengah viral tentang fenomena &#8220;Crosshijaber&#8221;. Dimana trend laki-laki mengenakan jilbab layaknya perempuan muslimah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KEBUMEN, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">CILACAP.INFO</a> &#8211; Beberapa hari terakhir ini dunia maya tengah viral tentang fenomena &#8220;Crosshijaber&#8221;. Dimana trend laki-laki mengenakan jilbab layaknya perempuan muslimah.</p>
<p>Dalam unggahan sejumlah warganet di media sosial, para pelaku Crosshijaber tidak segan untuk membaur dengan para jamaah muslimah saat kegiatan keagamaan.</p>
<p>Hal ini memunculkan sejumlah keresahan perempuan muslimah, dengan trend menyimpang ini.</p>
<p>Beberapa foto yang diunggah oleh komunitas Crosshijaber, mereka sengaja selfie dan masuk ke masjid dan membaur dengan para muslimah lainnya.</p>
<p>Menyikapi hal itu, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan memerintahkan seluruh personelnya. Yakni saat melaksanakan safari sholat berjamaah di masjid untuk ikut mengawasi komunitas Crosshijaber yang mungkin saja ada di Kebumen.</p>
<p>&#8220;Kami tidak mau kecolongan. Melalui personel yang ada, kami lakukan pemantauan ke sejumlah masjid. Jangan sampai trend tersebut masuk ke Kebumen.&#8221; Ucap AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Selasa (15) dilansir dari tribratanews kebumen.</p>
<p>Trend Crosshijaber membuat perempuan resah, karena bisa saja perempuan muslimah jadi jadian itu masuk ke tempat wudhu dan membaur dengan para perempuan muslimah.</p>
<p>Sedang tempat wudhu ataupun toilet perempuan harus steril dari jamaah laki-laki.</p>
<p>&#8220;Nanti jika kita berhasil menangkap pelaku Crosshijaber di Kebumen, akan kita tindak sesuai hukum yang berlaku. Pelaku Crosshijaber harus ditinak tegas, karena meresahka.,&#8221; tandas Kapolres Kebumen. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
