<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Fokus Kanal Banyumasan &#8211; Fokus Kanal Banyumasan</title>
	<atom:link href="https://kanal.cilacap.info/topic/banyumas-raya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kanal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Feb 2021 07:50:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/kanal/favicon-32x32.png</url><title>Fokus Kanal Banyumasan &#8211; Fokus Kanal Banyumasan</title>
<link>https://kanal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Fokus Berita Barlingmascakeb</description>
</image>
	<item>
		<title>02 &#8211; 03 Februari 2021, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga ada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-36453/02-03-februari-2021-banyumas-banjarnegara-purbalingga-ada-potensi-hujan-lebat-dan-angin-kencang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 07:50:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca Barlingmascakeb]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-36453/02-03-februari-2021-banyumas-banjarnegara-purbalingga-ada-potensi-hujan-lebat-dan-angin-kencang</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP, KANAL BANYUMASAN &#8211; Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menginformasikan adanya Potensi HUJAN LEBAT di Wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILACAP, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menginformasikan adanya Potensi HUJAN LEBAT di Wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara.</p>
<p>Informasi ini Berlaku Mulai Tanggal 02 Februari 2021 pukul 07.00 WIB s/d Tanggal 03 Februari 2021 pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Potensi Dampak HUJAN LEBAT yang bisa mengakibatkan bencana alam seperti Banjir, Tanah longsor (di Daerah Pegunungan), dan Angin Kencang dapat terjadi di wilayah sebagai berikut :</p>
<p>1. Banyumas (WASPADA):
Sumbang, Kembaran, Sokaraja, Purwokerto Selatan, Patikraja, Karanglewas, Cilongok, Purwokerto Barat, Kedung Banteng, Purwokerto Utara, Baturraden, Purwokerto Timur, Ajibarang, Pekuncen.</p>
<p>2. Purbalingga (WASPADA):
Bukateja, Kemangkon, Kejobong, Pengadegan, Rembang, Karanganyar, Kaligondang, Purbalingga, Mrebet, Bojongsari, Padamara, Kalimanah, Kutasari, Karangjambu, Karangmoncol, Karangreja, Bobotsari, Kertanegara.</p>
<p>3. Banjarnegara (WASPADA):
Rakit, Punggelan, Pandanarum, Wanadadi, Banjarmangu, Kalibening, Karangkobar, Wanayasa, Madukara, Pagentan, Pejawaran, Batur, Bawang.</p>
<p>Detail informasi Prakiraan Berbasis Dampak BMKG tersebut dapat diakses melalui link https://signature.bmkg.go.id</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-angin-kencang-dan-cuaca-ekstrem-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi angin kencang dan cuaca ekstrem]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-angin-kencang-dan-cuaca-ekstrem-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi angin kencang dan cuaca ekstrem]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kebijakan PSBB diperpanjang di 7 Provinsi, Termasuk Banyumas Raya</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-36197/kebijakan-psbb-diperpanjang-di-7-provinsi-termasuk-banyumas-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2021 07:53:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas Raya]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-36197/kebijakan-psbb-diperpanjang-di-7-provinsi-termasuk-banyumas-raya</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA, KANAL BANYUMASAN &#8211; Mulai 26 Januari-8 Februari 2021. Aturan baru yang disebut Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini dibuat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Mulai 26 Januari-8 Februari 2021. Aturan baru yang disebut Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini dibuat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Indonesia.</p>
<p>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.</p>
<p>Perpanjangan PPKM diberlakukan mulai 26 Januari sampai 8 Februari 2021 pada tujuh wilayah provinsi dan Kabupaten/kota yang diprioritaskan.</p>
<p>Tujuh provinsi itu, yakni:</p>
<p>1. DKI Jakarta!
2. Jawa Barat, dengan daerah yang diprioritaskan adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan wilayah Bandung Raya!
3. Provinsi Banten (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan)!
4. Jawa Tengah (Semarang Raya, Banyumas Raya, dan Surakarta dan sekitarnya)!
5. DIY (Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulonprogo)!
6. Jawa Timur (Surabaya Raya dan Malang Raya)!
7. Bali, meliputi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar dan sekitarnya.</p>
<p>Perpanjangan PPKM tersebut berdasarkan hasil monitoring yang dilaksanakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) terhadap PPKM tahap pertama periode 11 hingga 25 Januari 2021.</p>
<p>Melalui Inmendagri tersebut, kepala daerah diminta mengatur pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan COVID-19 sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.</p>
<p>Pengaturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang dimaksud, di antaranya membatasi tempat atau kerja perkantoran dengan menerapkan work from home (WFH) sebesar 75 persen dan work from office (WFO) sebesar 25 persen dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.</p>
<p>Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara daring (online), pembatasan layanan makan di tempat di restoran maksimal 25 persen, hingga pembatasan operasional mal dan pusat perbelanjaan hingga pukul 20.00 WIB. Aturan PSBB 26 Januari-8 Februari 2020.</p>
<p>Purbalingga, Berdasarkan hasil rapat evaluasi PPKM tahap I, pada hari ini Minggu, 24 Januari 2021 yang dipimpin Ibu Bupati, Purbalingga. PPKM jilid 2 (26 Januari s/d 8 Februari 2021), harus dilaksanakan secara lebih ketat dgn pointers kebijakan sbb:</p>
<p>1. Jam malam dipatok pukuk 21.00 WIB, artinya kerumunan/ juguran biasa dan giat masyarakat lainnya harus sdh selesai.</p>
<p>2. PKL, rumah makan, coffee, makan di tempat s/d pukul 20.00 WIB, *wajib tutup pukul 22.00 WIB. </p>
<p>3. Semua toko non makanan pokok termasuk kios buah wajib tutup pk. 20.00</p>
<p>4. Obyek wisata buka 30 % pengunjung lokal.</p>
<p>5. Hajatan masih off, begitu juga giat sosial budaya yang lain.</p>
<p>6. Masjid agung Darussalam dan masjid Usman Janatin di pasar segamas, wajib dijagani dengan jumlah jamaah 50%.</p>
<p>6. Tempat hiburan dll wajib tutup seperti biasanya</p>
<p>Mensikapi PPKM yang berlalu, aktivitas masyarakat,menurut Aji Setiawan justru harus makin produktif, efisien dan efektif bekerja dari rumah. Tetap patuhi prokes (mencuci tangan, memakai maksker dan menjauhi kerumunan).</p>
<p>Pakar Hukum UIN Sultan Syarif Kasim,Dr Mahmuzar,MHum, mensikapi aturan tersebut dengan ringan,&#8221;Yang penting nikah masih diperbolehkan. yang bermasalah adalah resepsinya berlebihan sehingga ditakutkan ada klaster baru penyebaran Convid-19,&#8221;pungkas Dr Mahmuzar.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/foto-banner-ppkm-di-purbalingga-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[foto banner ppkm di purbalingga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/foto-banner-ppkm-di-purbalingga-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[foto banner ppkm di purbalingga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
