<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Fokus Kanal Banyumasan &#8211; Fokus Kanal Banyumasan</title>
	<atom:link href="https://kanal.cilacap.info/topic/warta-banjarnegara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kanal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Feb 2021 08:59:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/kanal/favicon-32x32.png</url><title>Fokus Kanal Banyumasan &#8211; Fokus Kanal Banyumasan</title>
<link>https://kanal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Fokus Berita Barlingmascakeb</description>
</image>
	<item>
		<title>Geger di Mandiraja Banjarnegara, Ibu asal Sidareja Cilacap Diarak, Apa Sebabnya?</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-36403/geger-di-mandiraja-banjarnegara-ibu-asal-sidareja-cilacap-diarak-apa-sebabnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2021 06:57:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiraja]]></category>
		<category><![CDATA[Pencopetan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-36403/geger-di-mandiraja-banjarnegara-ibu-asal-sidareja-cilacap-diarak-apa-sebabnya</guid>

					<description><![CDATA[BANJARNEGARA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Tengah ramai dan buat geger media sosial (medsos) yang memperlihatkan seorang Ibu Diarak oleh warga di Mandiraja, Banjarnegara dalam tayangan sebuah video.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANJARNEGARA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Tengah ramai dan buat geger media sosial (medsos) yang memperlihatkan seorang Ibu Diarak oleh warga di Mandiraja, Banjarnegara dalam tayangan sebuah video.</p>
<p>Seperti yang di publish di fanpage &#8220;INFO jalanan&#8221;, Sabtu (30/01/2021) dalam video terlihat banyak orang yang mengerumuni Ibu tersebut.</p>
<p>Usut punya usut, kenapa Ibu tersebut diarak, yakni ternyata disebabkan Ibu tersebut melakukan tindakan pencopetan di Pasar Pagi Mandiraja dan terpergok mengambil uang dengan nominal Rp100 ribu.</p>
<p>Merasa dirinya dicopet lantas korban berteriak copet hingga membuat warga segera menangkap Ibu tersebut.</p>
<p>Kemudian Ibu tersebut dibawa ke kantor kepolisian sektor Mandiraja.</p>
<p>Setelah sampai Polsek Mandiraja, kemudian dilakukan mediasi yang akhirnya Ibu tersebut tidak ditahan.</p>
<p>Kapolsek Mandiraja, AKP Suyit Munandar, Minggu, 31 Januari 2021 mengatakan bahwa wanita tersebut merupakan warga asal Sidareja, Cilacap berinisial RN (50).</p>
<p>&#8220;Pelaku tidak kami tahan setelah dilakukannya mediasi, namun kami meminta untuk wajib lapor pada hari Senin dan Kamis.&#8221; Kata Kapolsek.</p>
<p>Kapolsek menyampaikan, apabila Ibu tersebut menepati dan datang untuk wajib lapor, maka pihaknya akan memberikan sembako.</p>
<p>&#8220;Jika Ibu tersebut benar datang kesini untuk wajib lapor, kami akan memberikan bantuan berupa Sembako dan juga Uang untuk transportasi, kami harap agar tindakan tersebut tidak terulang lagi.&#8221; Ungkap Kapolsek.</p>
<p>Sementara itu ketika dimintai keterangan oleh Petugas, pelaku mengatakan bahwa ia sengaja datang ke Banjarnegara dengan angkutan umum.</p>
<p>&#8220;Ketika dimantai keterangan, Pelaku sengaja datang dari Sidareja, Cilacap ke Mandiraja, Banjarnegara. Adapun motif Ibu tersebut melakukan tindakan tersebut karena kebutuhan untuk makan, dimana ia hidup seorang diri sedangkan anak dan suami merantau, sehingga nekat melakukan pencopetan.&#8221; Terang AKP Suyit Munandar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-video-seorang-ibu-di-tangkap-warga-di-mandireja-banjarnegara-lantaran-mencopet.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tangkapan layar video seorang ibu ditangkap warga di mandiraja banjarnegara lantaran mencopet]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-video-seorang-ibu-di-tangkap-warga-di-mandireja-banjarnegara-lantaran-mencopet-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tangkapan layar video seorang ibu ditangkap warga di mandiraja banjarnegara lantaran mencopet]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>8 Keluarga Terdampak Tanah Bergerak di Mandiraja Banjarnegara</title>
		<link>https://kanal.cilacap.info/ci-36028/8-keluarga-terdampak-tanah-bergerak-di-mandiraja-banjarnegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 03:17:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiraja]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Bergerak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kanal.cilacap.info/ci-36028/8-keluarga-terdampak-tanah-bergerak-di-mandiraja-banjarnegara</guid>

					<description><![CDATA[BANJARNEGARA,  aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN &#8211; Bencana tanah bergerak terjadi di Dusun Mertinggi Desa Glempang Kecamatan Mandiraja Banjarnegara. Kejadian bermula Rabu (13/1/21).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANJARNEGARA, <a href="https://kanal.cilacap.info" aria-label="Fokus Kanal Banyumasan">KANAL BANYUMASAN</a></strong> &#8211; Bencana tanah bergerak terjadi di Dusun Mertinggi Desa Glempang Kecamatan Mandiraja Banjarnegara. Kejadian bermula Rabu (13/1/21).</p>
<p>Namun hingga Selasa (19/1/2021) masih sering terjadi pergerakan susulan.</p>
<p>Akibat kejadian itu 8 Keluarga yang terdiri dari 20 jiwa mengungsi ditiga tempat aman disebabkan rumah yang di tempati rusak parah, dipastikan bangunan dibongkar dan di daerah tersebut tidak bisa di tempati lagi.</p>
<p>Saat evakuasi barang berharga dan pembongkaran rumah Kabag Ops Polres Banjarnegara bersama Kapolsek Mandiraja AKP Suyit Munandar, SH dan instansi terkait meninjau lokasi memastikan evakuasi berjalan aman.</p>
<p>Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, SH, SIK, MH, M.Si melalui Kabag Ops Kompol Sardoyo, SH, MH mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan penanganan darurat bencana alam tanah bergerak.</p>
<p>&#8220;Kami memastikan evakuasi berjalan aman, lancar dikhawatirkan terjadi bencana susulan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, didaerah bencana tersebut juga dipasang police line agar warga tidak mendekat.</p>
<p>&#8220;Evakuasi dilakulan para relawan lintas instansi, warga tidak kami perkenankan mendekat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, bencana tanah bergerak salah satunya dipicu intensitas hujan sedang hingga lebat yang berdurasi panjang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/kondisi-rumah-di-mandiraja-banjarnegara-yang-diakibatkan-tanah-bergerak.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="750"
				height="536">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[kondisi rumah di mandiraja banjarnegara yang diakibatkan tanah bergerak]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/kondisi-rumah-di-mandiraja-banjarnegara-yang-diakibatkan-tanah-bergerak-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[kondisi rumah di mandiraja banjarnegara yang diakibatkan tanah bergerak]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
