Waspada Lur! 3 Hari Kedepan Laut Selatan Jawa Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

by
Indonesia

KANAL BANYUMASAN – 3 Hari kedepan, yakni 02 November hingga 04 November 2020 wilayah perairan selatan jawa berpotensi terjadi gelombang tinggi 1,25 – 5,0 Meter. Hal ini dipicu adanya Siklon tropis Goni di Filipina 965 hPa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap dalam siaran persnya menjelaskan. Bahwa siklon tropis goni tersebut dapat micu gelombang tinggi di Laut Natuna Utara.

Sementara itu Siklon Tropis Atsani 988 hPa di Samudra Pasifik timur Filipina memberikan dampak tidak langsung terhadap tinggi gelombang. Yakni di Samudra Pasifik Utara Halmahera dan Perairan Utara Sulawesi hingga Halmahera.

Sirkulasi udara juga terpantau di Perairan Selatan Jawa Tengah (Jateng), dengan pola angin berkisar 5 – 25 knot. Kecepatan Angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara dan Perairan Utara Sulawesi. Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Kondisi Sinoptik Perairan dan Samudra Hindia Selatan Jawa Barat (Jabar), Jateng, DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) umumnya berawan. Dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Tinggi gelombang sampai dengan 5 meter merupakan Gelombang yang tergolong Tinggi.

Wilayah di perairan selatan jawa yang terdampak hal tersebut yakni meliputi perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Jawa Barat. Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Jogja serta Samudera Hinda Selatan Jateng dan Samudra Hindia Selatan Jabar.

Untuk itu BMKG mengimbau kepada masyarakat, terutama yang beraktifitas di sekitar Perairan atau Laut Selatan Jawa untuk waspada. Harap memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).

Komentar