Mendongkrak Potensi Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Purbalingga

puncak sibarat purbalingga
puncak sibarat purbalingga

Selain terdapat banyak industri, ada pula beberapa tempat wisata di Purbalingga yang terkenal sampai ke luar daerah Purbalingga semacam Objek Wisata Owabong (Bojongsari), Gua Lawa (Karangreja), Monumen Jendral Soedirman (Rembang), Wisata Air Congot (Kemangkon) dan lain-lain.

Ciri Khas Daerah

Dari masa lalu ikon wisata Purbalingga yakni Goa Lawa Purbalingga (Golaga). Goa ini tidak dimiliki daerah lain dan bisa dijadikan sebagai icon wisata Purbalingga.

Bagaimana Purbalingga menampilkan wisata yang memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri. Golaga bisa diangkat untuk menjadi icon wisata Purbalingga. Tentu dengan tidak mengesampingkan potensi wisata yang lainnya seperti Sanggaluri, Aquarium, Serang, Owabong. Museum Soedirman, serta 50 destinasi wisata lokal yang tersebar di pedesaan seantero Purbalingga Raya.

Potensi lokal wisata yang ada, selama ini sudah berjalan dengan baik. Pengelola wisata lokal di jaman digital ini sudah memaksimalkan media sosial untuk promosi wisata. Selain itu, pemerintah daerah juga mempunya gedung TIC (Tourism Informacy Centre) yang merupakan sarana penghubung semua stakeholder di Kabupaten Purbalingga.

Lokasi TIC juga strategis karena berada di Taman Kota Usman Janatin, yang sudah dilengkapi Wastralingga, Tuka-Tuku Purbalingga, Cafe dan Misbar Purbalingga. di kota Braling ini juga memiliki BUMD yang khusus menangani wisata yakni Owabong yang bisa menjadi pendorong pengembangan wisata lainnya.

Pelayanan Wisata
Seiring dalam menyambut kejutan lonjakan arus wisata pada bulan April, serta liburan lebaran ada yang harus menjadi pedoman dalam pengembangan pariwisata, yakni pelayanan(service).

Pelayanan wisata harus dilakukan secara maksimal karena wisatawan yang datang menengah ke atas.Pelayanan wisata harus dilakukan secara optimal dan memberikan kesan bagi pengunjungnya. Pariwisata dan ekonomi kreatif potensinya menjanjikan harapan baru bagi tumbuhnya pariwisata di satu sisi dengan produk-produk kreatif di sisi lain. Belum adanya pedoman-pedoman baku terhadap sektor-sektor ekonomi kreatif menjadikan memaksimalkan potensinya.

Sejak digabungnya pariwisata dan ekonomi kreatif memang secara nyata di lapangan belum ada upaya yang terpadu untuk membuat keduanya saling mendukung sehingga mampu menciptakan multipler effect bagi tumbuhnya sektor pariwisata dan produk kreatif.
Saat ini objek wisata yang ada di Indonesia masih sangat jarang yang didesign agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa maju bersama-sama dan tumbuh saling mendukung.
Dari sisi pengelolaan manajemen pariwisata dikelola oleh pemerintah daerah namun dari sisi pengelolaan produk ekonomi kreatif seperti penjualan cinderamata dilakukan oleh masyarakat setempat. Kelemahan utamanya adalah bahwa mereka yang jualan di objek wisata tersebut tidak diberikan tempat khusus oleh pengelola objek wisata tersebut.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait