KANAL BANYUMASAN – BASARNAS bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kakek Sutarto Hartono (62) yang dilaporkan hilang di Hutan Cipendok pada hari kedua pencarian terhadap lansia yang bersangkutan.
Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Amin Riyanto menyampaikan, perluasan area pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan untuk menemukan keberadaan Survivor di kawasan hutan Cipendok, Cilong, Banyumas, Jawa Tengah.
“Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU, SRU 1 melakukan penyisiran dengan radius 2km, SRU 2 melakukan penyisiran dengan radius 2km kearah barat mengikuti jalur. SRU 3 melakukan penyisiran kearah selatan dengan radius 2km. Semua tim berangkat dari titik Last Known Position,” tutur Amin Riyanto, Kamis, 09 Juli 2026.
Diketahui Kronologi diketahui pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 07.00 WIB survivor meninggalkan rumah menuju hutan untuk berkebun seperti kebiasaannya sehari-hari, Survivor diketahui saat keluar rumah mengenakan celana panjang, mengenakan jaket lengan panjang, dan memakai peci.
Berdasarkan keterangan keluarga, survivor biasanya kembali ke rumah pada sore hari, namun hingga maghrib survivor belum Kembali ke rumah.
Menindaklanjuti informasi tersebut, keluarga bersama warga melakukan pencarian di area hutan, namun hingga pada hari Rabu, 8 Juli 2026 survivor belum berhasil ditemukan dan masih dalam pencarian.
Selanjutnya, pihak keluarga menghubungi Kantor SAR Cilacap untuk meminta bantuan pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap survivor yang masih dalam pencarian.
Kemudian Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas melakukan operasi pencarian terhadap yang bersangkutan.
“Pada pukul 13.05 tim SAR gabungan berhasil menemukan survivor dalam keadaan selamat dengan jarak sekitar 200meter ke arah utara dari LKP pada koordinat 7°20’15.20″S 109°08’02.09″E. Survivor selanjutnya dievakuasi ke rumah keluarga untuk penanganan lebih lanjut,” terangnya.
Identitas survivor diketahui bernama Sutarto Hartono (L/62) beralamatkan di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.
“Dengan diketemukannya korban maka secara resmi Operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kekesatuannya masing-masing,” pungkasnya.


