Satresnarkoba Polresta Banyumas Mengungkap Kasus Narkotika 36,64 gram

Satresnarkoba Polresta Banyumas Mengungkap Kasus Narkotika 36,64 gram
Satresnarkoba Polresta Banyumas Mengungkap Kasus Narkotika 36,64 gram

KANAL BANYUMASAN – Satuan Reserse Narkoba Polresta Banyumas berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika sabu dengan total barang bukti seberat 36,64 gram. Seorang pria yang dikenal dengan inisial FAW alias Pakel (25) dari Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, ditangkap dalam sebuah operasi yang dilaksanakan pada hari Senin, 20 April 2026.

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 14. 50 WIB di tepi jalan Desa Lemberang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Di tempat tersebut, pihak kepolisian menemukan satu paket sabu dengan berat 4,95 gram yang diduga akan diedarkan dengan metode “tempel”.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, menjelaskan bahwa pelaku menggunakan metode distribusi narkotika dengan cara menaruh barang di lokasi tertentu untuk diambil oleh pembeli.

“Modus yang diterapkan adalah sistem tempel. Barang tersebut diletakkan di lokasi tertentu, kemudian difoto dan dikirim kepada pembeli,” kata Petrus pada Kamis, 23 April 2026.

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, polisi menemukan paket sabu lainnya seberat 0,98 gram di daerah Desa Karang Tengah, Kecamatan Kembaran. Lalu, petugas melakukan penggeledahan di kamar kos pelaku di Bukateja, menemukan sabu tambahan seberat 30,70 gram.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tersangka juga pernah menyerahkan 10 paket sabu dengan total 2,26 gram kepada seseorang yang dikenal dengan inisial AW untuk diedarkan di kawasan Banyumas dan sekitarnya.

“Berdasarkan pengakuan awal, FAW mendapatkan barang dari seseorang dengan inisial Boncel yang berkomunikasi melalui aplikasi pesan. Mereka tidak pernah bertemu secara langsung, sistemnya terputus, dan diduga jaringan ini terorganisir,” jelasnya.

Kapolresta Banyumas menegaskan bahwa pihaknya masih melanjutkan pengembangan untuk mengidentifikasi jaringan pemasok utama narkotika tersebut.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Pengembangan terus dilakukan untuk membongkar jaringan yang lebih tinggi,” tegasnya.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version