Pria 64 Tahun di Dayeuhluhur Cilacap Nekat Gantung Diri

by
Indonesia

CILACAP.INFO -Seorang pria berusia 64 tahun warga Rt/Rw 01 Dusun Masa, Desa Bolang, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri. Rabu (17/7/2019).

Pria kelahiran Ciamis yang menetap di Dayeuhluhur Cilacap bernama lengkap Sarno tersebut diketahui tewas gantung diri di rumahnya.

AKBP Djoko Julianto S.I.K. M.H. melalui Kapolsek Dayeuhluhur IPTU Ismiyadi menjelaskan. Kronologi penemuan adanya tindakan bunuh diri tersebut diketahui dari laporan warga. Pelaku bunuh diri tersebut pertama kali diketahu oleh Ruski (61) yang merupakan istri dari Sarno (Pelaku bunuh diri).

“Usai menerima laporan adanya seorang pria yang tewas karena gantung diri, anggota Polsek Dayeuhluhur langsung menuju ke lokasi. Seorang yang melakukan bunuh diri tersebut diketahui bernama Sarno, ia ditemukan telah meninggal dunia di dapur rumahnya dengan kain hording masih melekat dileher serta di bawahnya terdapat kursi plastik. Perisitiwa ini pertama kali ditemukan oleh Ruski yang tidak lain adalah istrinya,” Terang Kapolsek Dayeuhluhur.

Lebih lanjut, kapolsek mengatakan bahwasanya jenazah Sarno tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Dayeuhluhur untuk dilakukan pemeriksaan medis guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Jenazah Pria berusia 64 tahun ini kemudian dibawa ke Puskesmas Dayeuhluhur untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Guna memastikan tidak ada tanda-tanda lain atau tindak kekerasan,” Jelas Iptu Ismiyadi.

Setelah diperiksa, pelaku bunuh diri tersebut tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan atau sajam melainkan hanya tampak bekas gantung diri di area leher. Kemudian jenazah dikembalikan ke rumah duka untuk disemayamkan.

Iptu Ismiyadi menambahkan, dari keterangan yang didapat melalui istri Sarno yakni Ruski. Bahwasanya Rasno mempunyai riwayat penyakit kronis yang telah menyerangnya selama bertahun tahun.

“Setelah diperiksa tim medis, Jenazah kemudian telah di antarakan ke rumah duka untuk disemayamkan. Dari laporan istrinya, semasa hidup, Rasno mempunyai riwayat sakit paru-paru yang telah bertahun-tahun dan tidak sembuh-sembuh. Kuat dugaan, Sarno nekat melakukan bunuh diri karena tidak kuat lantaran penyakit yang dideritanya.” Kata Kapolsek.

Komentar