Togel Makin Marak di Purbalingga, DPC PPP Minta Hentikan

cilacap info featured
cilacap info featured

PURBALINGGA, CILACAP.INFO – Peredaran Judi togel di Kabupaten Purbalingga Dan Banjarnegara, makin hari makin memprihatinkan. Peredaran judi togel yang semakin marak Ini menunjukam bahwa Purbalingga merupakan tempat yang sangat nyaman bagi para bandar untuk menjalankan bisnis haram tersebut. Bahkan bandar togel dari Banyumas, Kebumen, Cilacap dan Pekalongan belinya di Purbalingga.

Menanggapi maraknya bisnis haram ini,,Wakil Sekretaris DPC PPP Purbalingga angkat bicara. “Saya sebagai Wakil Sekretaris DPC PPP Purbalingga, sebagai tokoh agama, sangat terbeban dengan peredaran judi togel di Purbalingga. Saya menghimbau dan berharap kepada seluruh tokoh agama di daerah ini untuk berperan aktif dalam memberikan pemahaman spiritual guna memperkuat iman kerohanian bagi umat dan masyarakat di Kabupaten Purbalingga. Karena ini merupakan peran penting tokoh agama, jangan sampai kita dinilai gagal dalam menjalankan tugas sebagai tokoh agama, hanya karena judi togel yang suda menjadi penyakit masyarakat ini, ” ujar Wakil Sekretaris DPC PPP Purbalingga.

Lebih lanjut, Aji Setiawsn ST tetap mendukungpenuh pemerintah Daerah Purbalingga dan aparat kepolisian untuk melakukan pemberantasan judi togel yang akhir-akhir ini semakin marak di tengah masyarakat .
“Untuk menghentikan peredaran judi Togel di dua wilaya ini,menjadi tanggung jawab kita bersama, sehingga sebagai tokoh agama selalu siap membantu pemerintah Daerah Kab Purbalingga untuk menghentikan peredaran judi togel, ” tutup Aji Setiawan.

Diberitakan Media ini sebelumnya Peredaran judi togel semakin marak beredar di Purbalingga, Bahkan Bisnis Haram itu semakin “menggurita” karena penyaluran kupon putih itu selain di dalam Kota dan kecamatan, peredaranya juga Bahkan sampai ke Desa-Desa yang ada di Kabupaten Purbalingga

Selama ini yang ditangkap adalah baru penyalur (penulis) yang selalu menjadi tumbal (ditangkap Polisi) sedangkan para bandar tetap bebas menjalankan bisnis haram itu.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version